HUKUM ADAT DAYAK BANUA SIMPAKNG MENURUT TEORI FUNGSIONALISME STRUKTURAL TALCOTT PARSONS

Authors

  • Fransesco Agnes Ranubaya STFT Widya Sasana Malang
  • Sirilus Anantha Deva Hexanno STFT Widya Sasana Malang
  • Yohanes Endi STFT Widya Sasana Malang

DOI:

https://doi.org/10.56358/ejr.v16i1.388

Keywords:

Customary Law, Banua Simpakng, Dayak, Philosophy, culture

Abstract

Hukum Adat merupakan aturan hidup yang dimiliki oleh masyarakat Dayak, khususnya Banua Simpakng, dalam mengatur kehidupan warga masyarakat. Dengan kata lain, siapapun yang menjadi warga masyarakat Dayak Banua Simpakng harus menaati aturan hidup tersebut demi kebaikan bersama. Hukum Adat tersebut bertujuan untuk mengatur harmonisasi kehidupan di antara warga masyarakat Suku Dayak Banua Simpakng sehingga tercipta keselarasan dan keadilan terhadap hak dan kewajiban setiap anggota masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan fungsionalisme struktural Talcott Parsons yang terdapat pada Hukum Adat Dayak Banua Simpakng dalam mengatur aspek-aspek perilaku sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dengan sumber data primer buku Hukum Adat Banua Simpakng dan diperkuat dengan data sekunder dari artikel-artikel yang terkait. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peran Hukum Adat dalam kehidupan sosial bagi suku Dayak Banua Simpakng serta relevansi dan tantangan Hukum Adat Dayak Banua Simpakng di masa kini. Pelaksanaan Hukum Adat tentunya memberikan dampak positif sehingga tetap dijalankan oleh masyarakat Dayak Banua Simpakng hingga saat ini. Masyarakat Dayak Banua Simpakng tidak hanya menjadikan Hukum Adat sebagai aturan belaka, tetapi juga falsafah hidup yang mengatur harmonisasi kehidupan antara manusia dengan alam.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-06-30

How to Cite

Fransesco Agnes Ranubaya, Sirilus Anantha Deva Hexanno, & Yohanes Endi. (2025). HUKUM ADAT DAYAK BANUA SIMPAKNG MENURUT TEORI FUNGSIONALISME STRUKTURAL TALCOTT PARSONS. JURNAL REINHA, 16(1), 32-49. https://doi.org/10.56358/ejr.v16i1.388

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)