INKULTURASI PROSESI: USAHA PEWARTAAN INJIL KRISTUS DALAM UNGKAPAN KESALEHAN UMAT
DOI:
https://doi.org/10.56358/ejr.v14i2.232Kata Kunci:
Inculturation, Popular Piety, ProcessionsAbstrak
Saat ini, inkulturasi menjadi tema penting untuk dibicarakan di tengah populernya ungkapan kesalehan umat seperti prosesi. Namun, berbagai usaha inkulturasi yang diusahakan baru menyentuh tahap awal dan belum mencapai tahap inkulturasi mendalam yang sesungguhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apa itu inkulturasi dan bagaimana sesungguhnya usaha inkulturasi itu dijalankan, khususnya dalam ungkapan kesalehan umat seperti prosesi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan berbagai sumber dari dokumen Gereja, pandangan para Teolog dan mengumpulkan temuan baru yang berkaitan dengan tema inkulturasi. Pembahasan mengenai penelitian ini meliputi, pengertian ikulturasi, pengertian kesalehan umat, inkulturasi kesalehan umat dan refleksi kritis atasnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa untuk menjaga prosesi sebagai ungkapan iman, diperlukan usaha inkulturasi secara mendalam kepada umat beriman mengenai segi-segi teologis, liturgis dan antropologis dari prosesi. Usaha inkulturasi yang benar dan mendalam dari prosesi menjadikannya sebagai tanda sakramentali untuk menerima buah utama sakramen-sakramen.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Reinha

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
3.jpg)


