MAKNA KOKE BALE SEBAGAI TEMPAT PERJUMPAAN DENGAN LELUHUR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN SPIRITUALITAS MASYARAKAT DI DESA DEMONDEI

Authors

  • Agustina Tewo Lolon STP Reinha Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.56358/japb.v3i1.152

Keywords:

Kebudayaan, Koke Bale, Spritualitas masyarakat.

Abstract

ABSTRAK

Makna Koke Bale sebagai Tempat Perjumpaan dengan Leluhur dan Relevansinya Terhadap Pengembangan Spiritualitas Masyarakat di Desa Demondei. Koke Bale adalah rumah leluhur yang memiliki hubungan erat dengan kepercayaan masyarakat Demondei terhadap arwah nenek moyang. Hal ini diyakini bahwa arwah leluhur memiliki peran yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Koke Bale dipercayai sebagai tempat tinggal dari para lelulur atau kewokot yang memiliki peranan sebagai utusan dari Lera Wulan Tanah Ekan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna koke bale dalam kehidupan masyarakat di Desa Demondei.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Locus penelitian di Desa Demondei kecamatan Wotanulumado-Kabupaten Flores Timur. Subjek dalam penelitian sebanyak 5 orang yakni Tuan tanah, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Sedangkan  teknik pengumpulan data yang dilakukan  oleh peneliti  dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah   pengumpulan data, reduksi data, paparan data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat Demondei melakukan ritual adat ini untuk menghormati para leluhur yang telah meninggal dan sebagai ungkapan rasa syukur atas kehidupan dari Tuhan.

Published

2022-10-07

How to Cite

Lolon, A. T. (2022). MAKNA KOKE BALE SEBAGAI TEMPAT PERJUMPAAN DENGAN LELUHUR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN SPIRITUALITAS MASYARAKAT DI DESA DEMONDEI. JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan Dan Budaya, 3(1), 1-8. https://doi.org/10.56358/japb.v3i1.152

Issue

Section

Articles